Hadits-1
Bertaruh di jalan cinta
1.
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ يَعْنِي
ابْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ سُهَيْلٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ
رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مِنْ أَشَدِّ أُمَّتِي لِي حُبًّا،
نَاسٌ يَكُونُونَ بَعْدِي، يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ رَآنِي بِأَهْلِهِ وَمَالِهِ
“telah menceritakan kepada kami qutaybah bin said,
telah menceritakan kepada kami ya’qub, yaitu ibnu ‘abdi al-rahman, dari suhail,
dari ayahnya, dari abi hurairah bahwasannya rasûlullâh saw bersabda: diantara yang
paling aku cintai dari ummatku adalah orang yang hidup setelahku, salah seorang
diantara mereka berkeinginan untuk bertemu denganku dengan keluarga dan harta
mereka”
Takhrij Hadits:
-
Shahih Muslim, No. 2832.
-
Musnad Ahmad, No. 9398, 21385, dan 21493.
-
Shahih Ibnu Hibban, No. 7231.
Derajat Hadits:
Shahih, diriwayatkan juga oleh Muslim
Perbedaan Redaksi:
Muslim, Ahmad, dan Ibnu Abi Syaibah, dari
jalur Abu Hurairah
مِنْ أَشَدِّ أُمَّتِي لِي حُبًّا، نَاسٌ يَكُونُونَ بَعْدِي
يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ رَآنِي بِأَهْلِهِ وَمَالِهِ
“diantara
yang aku cintai diantara ummatku, adalah orang yang ada setelahku, salah
seorang diantara mereka menginginkan kalau sekiranya melihatku dengan keluarga
dan hartanya”
Ahmad dari jalur Abu Dzar
أَشَدُّ أُمَّتِي لِي حُبًّا قَوْمٌ يَكُونُونَ، أَوْ يَخْرُجُونَ
بَعْدِي، يَوَدُّ أَحَدُهُمْ أَنَّهُ أَعْطَى أَهْلَهُ وَمَالَهُ وَأَنَّهُ
رَآنِي "
“yang paling
aku cintai diantara ummatku adalah suatu kaum yang ada setelahku atau keluar
setelahku, salahseorang diantara mereka menginginkan memberikan keluarga dan
hartanya dan ia melihatku”
3.
Ahmad dari jalur Abu Dzar
إِنَّ أَشَدَّ أُمَّتِي لِي حُبًّا قَوْمٌ يَكُونُونَ،
أَوْ يَجِيئُونَ بَعْدِي، يَوَدُّ أَحَدُهُمْ أَنَّهُ أَعْطَى أَهْلَهُ
وَمَالَهُ
“sesungguhnya
yang paling aku cintai di antara ummatku adalah suatu kaum yang ada atau datang
seteahku, salahseorang diantara mereka untuk memberikan keluarga dan hartanya”
Mufradat Hadits:
- حُبًّا:
sebagai tamyiz/penjelas dari kata asyaddu (أَشَدَّ)[1].
Maksudnya, yang paling keras, apa?, rasa cinta.
يَوَدُّ:
maksudnya, berangan-angan atau menginginkan untuk melihatku, yaitu melihat Nabi
Muhammad SAW[3].
Penjelasan Hadits:
Di balik bilik peradaban, rona wajahmu terang
disinari mentari kemuliaan, rambut ikalmu berkilau dengan sorban dari awan
ketawadhuan, badan tegapmu tergambar dalam kanfas kewibawaan, dan semua itu
disempurnakan dengan hiasan permata akhlak dari al-quran, sebagaimana yang
dikabarkan oleh istri tercintamu, khumaira, ibunda kaum muslimin, Aisyah
R.A. “kâna khûluquhu al-Qurân”[5]
(akhlaqnya adalah al-Quran) begitulah kesaksiannya atas kemuliaan akhlaqmu.
Permata akhlakmu berbinar indah menghiasi
cermin-cermin di kitaranmu. Maka hadirlah Abu Bakar, sesosok wajah yang
senantiasa menghadirkan senyum keyakinan dalam setiap khabarmu. Berdirilah umar
yang menjadi .......
Ya rasulullah, kemuliaan akhlakmu tidak
tersekat di pelataran kaum muslimin, ia hadir di menerobos kabut jalhili di
tanah yastrib, namun sayang, binar muliamu hanya menyilaukan mata mereka,
mereka risih terganggu dan mengusirmu, kerikil-kerikil kebencian, batu-batu
kedengkian meluncur deras mengerumunimu.
Alangkah beruntung mereka yang berada
disekitarmu, ...
Andai aku bisa mengeluhkan semua ini
dihadapanmu.
Orang disekitarnya didik oleh sebaik baik guru
dan sebaik baik metode. siapa sahabat, bilakah sezaman tapi tidak bertemu?,
Keutamaan sahabat?, pujian untuk sahabat, keutamaan sahabat sebagai yang
dicintai rasul, beruntungnya umar dinobatkan sebagai khalilnya (kekasihnya)
rasul.
Siapa kita, adakah kita dapat menyamai
sahabat, bisakah kita mendapat cintanya rasul?
Hadits diatas memberikan kabar gembra untuk
kita yang tidak bersua dengannya. tak perlu pupuk pertemuan untuk menumbuhkan
pohon cinta, tak perlu siraman cengkrama untuk membesarkannya, cukuplah
buktikan cintamu, maka sempurnalah cintamu untuknya dan cintanya untukmu.
Tentang keinginan untuk bersua
Tentang menunjukan rasa cinta
Tentang bertaruh untuk ia yang tak bernah
berjumpa
Itu semua kesempurnaan cinta, mempertaruhkan
cinta untuk mendapatkan super cinta
Kita memang tidak bertemu dengan sang kekasih,
tai banyak jalan untk mendaat perhatiannya, dan salah satu jalannya adalah
bertaruh di jaan cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar